Palembang, (Kemenag Sumsel)
Dalam upaya meningkatkan fleksibilitas, efektivitas, serta transparansi pengelolaan dana pendidikan, Kantor Kementerian Agama Kota Palembang menggelar kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Pengelolaan BOP dan BOS tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman seluruh pengelola keuangan madrasah agar penggunaan dana bantuan pemerintah tepat sasaran dan akuntabel sesuai regulasi terbaru, (05/03).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Madrasah dan Bendahara dari jenjang RA, MI, MTs, hingga MA se-Kota Palembang yang dilaksanakan di Aula MAN 1 Kota Palembang dengan suasana khidmat. Para peserta mendapatkan pemaparan materi mendalam dari tim Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan agar target pengelolaan administrasi yang bersih dapat tercapai secara maksimal.
Di sela kegiatan, narasumber dari BPKP Sumsel, Amanda Jesica, tampak fokus membedah rincian aturan teknis pengelolaan dana operasional dengan tetap memperhatikan aspek kepatuhan hukum. Melalui sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh Aning Khusniatul Ula, para peserta secara aktif berkonsultasi mengenai kendala teknis di lapangan. Hal ini membuktikan bahwa koordinasi yang kuat antar instansi menjadi kunci utama dalam meminimalisir kesalahan administrasi keuangan di lingkungan madrasah.
Pihak Kemenag Kota Palembang menjelaskan bahwa setiap tahapan sosialisasi ini merupakan bentuk ikhtiar untuk menjamin mutu pendidikan melalui tata kelola keuangan yang sehat bagi seluruh keluarga besar madrasah. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana BOP dan BOS dikelola dengan tanggung jawab tinggi demi kemajuan siswa-siswi kita,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kota Palembang, H. Muflikhul Hasan, S.Ag., M.Si. Proses sosialisasi ini pun berjalan tertib dari awal hingga akhir.
Melalui kegiatan sosialisasi Juknis ini, para Kepala Madrasah dan Bendahara mendapatkan pemahaman baru yang tidak hanya memudahkan pelaporan, tetapi juga memotivasi mereka untuk mengelola anggaran lebih profesional. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat integritas dan transparansi yang berlandaskan nilai-nilai pengabdian. Kemenag Kota Palembang semakin siap mewujudkan lingkungan pendidikan yang maju, berintegritas, dan akuntabel.
